.

Gudang Ilmu

www.agungibrahim24.com
The whole purpose of education is to turn mirrors into windows.
About Me

Rabu, 27 Januari 2016


Kantor Minimalis Dekat Jendela
Tampak pada gambar suasana minimalis yang cerah karena pemilihan lokasi dekat jendela. Apa yang menarik dekat jendela? Tentu akses dengan pemandangan luar ruangan. Rak kayu, meja kerja bahkan aksesori berupa poster terlihat sepadan dalam konsep minimalis yang cantik. Kursi ergonomis dengan desain apik terpadu dengan meja berpotongan bulat, seperangkat komputer imac
menambah lengkapnya kantor rumahan idaman para pekerja digital.


Kantor Minimalis Floating / Mengapung                        Tidak ingin terjebak dengan dimensi meja kerja dan kabinet? Seperti pada foto berikut ini yang bersumber dari: vnuks.com. Meja dan kabinet anda menyimpan aksesori dokumen dibuat menempel pada dinding. Kesan ringan dan sederhana ini bisa diperkuat dengan pemilihan furniture yang tepat, dan jangan lupa, tembok yang kuat, he..he.    


Kantor Minimalis Klasik                                                         Suka dengan yang antik, kuno dan klasik-klasik? Anda bisa melihat gambar berikut yang menghadirkan foto ruang kerja dengan tampilan vintage. Meja kursi kayu dengan vernish transparan menghadirkan warna dan tekstur natural terpadu dengan dinding dengan warna berani. Seluruh elemen itu terpadu secara minimalis dengan tata ruang yang ideal. Hmm, anda bisa mencobanya.



Senin, 25 Januari 2016

Mesin Absensi
Mesin ini lebih baik dipergunakan pada suatu perusahaan dengan jumlah karyawan lebih dari 100 karyawan, karena akan memepermudah untuk mengetahui presensi karyawan.





 Mesin penghitung uang
Mesin yang digunakan suatu perusahaan maupun bank untuk menghitung uang, alat ini dimaksudkan supaya lebih cepat dan labih teliti dalam menghitung uang sehingga memperkecil adanya kemungkinan salah hitung uang.



 Map Arsip
Lipatan yang terbuat dari karton/kertas tebal atau plastik yang digunakan untuk menyimpan arsip/surat-surat.








Alat sortir
Alat yang digunakan untuk memisahkan surat/warkat yang diterima, diproses, dikirimkan, dan disimpan ke dalam folder masing-masing.












Minggu, 17 Januari 2016

INDUSTRI JAMUR TIRAM



Kelompok Jamur Mekarwangi yang berada di Desa Sindangwangi Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka awalnya merupakan kelompok binaan Dinas Kehutanan Majalengka. Mereka diberikan pelatihan untuk membudidayakan Jamur Tiram Putih.  Tindak lanjut dari pelatihan ini, Kelompok diberikan bantuan sejumlah Log sebagai media tumbuhnya jamur.
Namun Kelompok Jamur Mekarwangi ini sedikit bersedih karena mereka tidak memiliki cukup modal untuk memulai usaha budidaya Jamur Tiram Putih. Bapak Mursidi (KPMD Desa Sindangwangi) mencoba membantu kelompok ini untuk mendapatkan modal usaha.
Proposal pengajuan pinjaman pun sampai ke UPK Kecamatan Sindangwangi. Setelah melalui proses Verifikasi dan MAD Perguliran, pada tanggal 20 Agustus 2013 Kelompok Jamur Mekarwangi yang diketuai oleh Ibu Eti Saeti mendapatkan pinjaman dari UPK sebesar Rp. 10.000.000,-. Anggota Kelompok Jamur Mekarwangi ini semangat memulai usahanya dibidang Budidaya Jamur Tiram Putih. Mereka menyewa rumah-rumah warga sekitar yang sudah tidak dihuni lagi untuk tempat budidaya jamur dan dibantu oleh suami-suaminya, mereka membuat rak-rak tempat penyimpanan Log.
Kelompok Jamur Mekarwangi tetap semangat dan terus mengembangkan usahanya. Log-log yang mereka rawat setiap hari akhirnya bisa ditumbuhi jamur dan terus merekah setiap hari. Mereka sering menyebut jamur hasil budidayanya dengan sebutan Jamur PNPM. Ibu-ibu anggota kelompok Jamur Mekarwangi pun tersenyum cantik secantik merekahnya Jamur PNPM.
Kini Hasil Budidaya Jamur kelompok ini telah bisa dipanen dan dipasarkan. Ibu Eti Saeti selaku ketua kelompok ini berharap semoga dengan adanya bimbingan dari berbagai pihak, usaha budidaya jamur mereka bisa terus berkembang.

PUSAT PEMERINTAHAN DESA SINDANGWANGI



Berikut ini adalah orang-orang yang pernah menjabat kuwu di Desa Sindangwangi dari sejak berdiri hingga sekarang :
  1. Bapak Buyut Nita Wijaya (1400 – 1475 )
  2. Bapak Neblo ( 1475 - 1535 )
  3. Bapak Meres ( 1535 – 1585 )
  4. Bapak Murta ( 1585 – 1640 )
  5. Bapak Kemas ( 1640 – 1670 )
  6. Bapak Kuwat ( 1670 – 1710 )
  7. Bapak Kemas ( 1710 – 1725 )
  8. Bapak Kabil ( 1725 – 1775 )
  9. Bapak Resep (1775 – 1800 )
  10. Bapak Sarpan ( 1800 – 1815 )
  11. Bapak Wangsa ( 1815 – 1855 )
  12. Bapak Enjo Sutawiguna ( 1855 – 1896 )
  13. Bapak Sabda Singadinata ( 1896 – 1924 )
  14. Bapak Saleh Sacawinata ( 1924 – 1930 )
  15. Bapak Satra Kasma ( 1930 – 1945 )
  16. Bapak Suadi Mastar ( 1945 – 1960 )
  17. Bapak Duljalil ( 1960 – 1962 )
  18. Bapak Eyo Samhudi ( 1962 – 1980 )
  19. Bapak Eso Dursa ( 1980 – 1989 )
  20. Bapak Junanta ( 1989 – 1998 )
  21. Bapak Eso Dursa ( 1998 – 2008 )
  22. Bapak Tata Dinata Isk. ( 2008 – Sekarang )

Selasa, 12 Januari 2016